Acara

Februari 2018 – Blue, Green or Turquoise

Pada 27 Februari 2018 diadakan seminar dengan presentasi dari Dr Wido Tyas dan Dr Ksenia Chmutina selama sesi Tanya Jawab Dr. Ksenia Chmutina yang berjudul “Blue, Green or Turquoise: Pathway toward Sustainable and Resilient. Built Environment”. Seminar ini diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, dan dipandu oleh Dr Wido P. Tyas. Seminar ini terbuka untuk mahasiswa dan masyarakat. Selama sesi tanya jawab yang hidup, banyak mahasiswa perencanaan kota dan teknik sipil di antara para peserta memanfaatkan kesempatan untuk bertanya kepada Dr Chmutina tentang bagaimana melangkah menuju masa depan di mana keberlanjutan dan ketahanan akan sangat berpengaruh dalam pengembangan lingkungan binaan.

Dr Wido Tyas dan Dr Ksenia Chmutina selama sesi Tanya Jawab Dr Ksenia Chmutina presenting

September 2017 – Peneliti BuGIS berbagi pengalaman kepada peneliti-peneliti di Indonesia Timur

Dr. Jati Hatmoko diundang oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi untuk berbagi pengalaman sebagai penerima Newton Fund kepada peneliti-peneliti dan dosen-dosen di Indonesia Timur. Sesi berbagi pengalaman berlangsung di Universitas Pattimura, Ambon pada tanggal 14 September 2017. Dr Jati berbagi pengalaman dalam menyiapkan proposal kerjasama yang sukses untuk Newton Fund Institutional Link bersama dengan Loughborough University. Beliau juga berbagi bagaimana mengatasi isu-isu berkaitan dengan komunikasi dan silang-kultur selama aktivitas riset oleh tim Indonesia – UK.

Dr Jati Harmoko sedang berbicara Peserta sesi bagi pengalaman

Agustus 2017 – IJCAET & ISAMPE

Profesor Andrew Price dari Loughborough University sebagai pembicara utama dalam konferensi dan simposium internasional IJCAET & ISAMPE ke-2 (International Joint Conference and Advanced Engineering Technology & International Symposium on Advanced Mechanical Engineering and Power Engineering) pada tanggal 24-26 Agustus 2017 di Bali, Indonesia. Konferensi ini diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Universitas Diponegoro bekerja sama dengan Pukyong National University Korea Selatan, dan Fakultas Teknik Universitas Udayana, Indonesia.  Presentasi yang disajikan berjudul “Meningkatkan Kinerja Infrastruktur melalui Rekayasa dan Inovasi Terbarukan”

Peserta konferensi

Agustus 2017 – Peneliti BuGIS menghadiri Science Journalism Workshop

Sebagai bagian dari pengembangan kapasitas peneliti, dua peneliti BUGIS, yaitu Dr. Jati Hatmoko dan Dr. Ferry Hermawan menghadiri acara Science Journalism Workshop yang diselenggarakan oleh British Council dan AJI (Aliansi Jurnalis Indonesia) di Institut Teknologi Surabaya (ITS) pada tanggal 12-13 Agustus 2017. BUGIS terpilih sebagai salah satu dari lima proyek penelitian yang didanai oleh Newton Fund untuk mengikuti kegiatan tersebut. Workshop dimaksudkan untuk mendorong peneliti mengenalkan penelitian mereka kepada khalayak yang lebih luas melalui media masa, sehingga dapat memberi dampak lebih bagi masyarakat dan mempengaruhi pembuat kebijakan. Para peneliti diperkenalkan kepada wartawan dari sekitar 25 media yang juga berpartisipasi dalam workshop tersebut. Pada sesi terakhir, Jati and Ferry berkesempatan untuk menjelaskan penelitian BUGIS kepada para wartawan dalam lima sesi wawancara terpisah.

Sesi wawancara wartawan dengan Dr. Jati Hatmoko Sesi wawancara wartawan dengan Dr. Jati Hatmoko

19 Juli 2017 – Wisuda

Dr. Ferry Hermawan berhasil mendapatkan gelar PhD dari Coventry University. Penelitiannya berjudul “Pendekatan Strategis untuk Meningkatkan Praktek Berkelanjutan dalam Proyek Pembangunan Publik: Studi Kasus Otoritas Lokal Indonesia”

Wisuda Dr. Ferry Hermawan, bersama Dr. Robby Soetanto

12 April 2017 – Seminar

Seminar berjudul “Penanggulangan Bencana di Kawasan Perkotaan” diselenggarakan di Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, dan diketuai oleh Jati Hatmoko. Presentasi Dr. Lee Bosher (Loughborough University) dengan judul “Peran Manusia dan Alam dalam Pengelolaan Resiko Banjir Perkotaan”. Presentasi lainnya oleh Dr. Nuraini Rahma Hanifa (Pusat Nasional Studi Gempa, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan) dan Dr Suharyanto (Jurusan Teknik Sipil, Universitas Diponegoro). Dr. Hanifa mempresentasikan materi berjudul “Ketahanan Bencana Gempa Bumi di Indonesia”, sedangkan sistem peramalan dan peringatan banjir yang disampaikan oleh Dr. Suharyanto merupakan langkah adaptasi perubahan iklim melalui kesiapan menghadapi risiko banjir. Seminar ini terbuka untuk kalangan akademisi dan masyarakat umum di Semarang.

Pembicara dan Ketua Seminar

Dr. Lee Bosher mempresentasikan materi dalam seminar Pembicara menerima plakat

10 April 2017 – Pertemuan Perdana

Pertemuan akademik perdana dihadiri oleh seluruh anggota tim akademisi dan tiga asisten peneliti dari Universitas Diponegoro. Secara simbolis diawali dengan pertukaran dokumen kesepakatan kerjasama antara Universitas Diponegoro dan Loughborough University.

Pertukaran perjanjian kerjasama oleh Dr. Jati Hatmoko dan Dr. Robby Soetanto

5 April 2017 – Upacara Penghargaan

Dr. Jati Utomo Dwi Hatmoko (Universitas Diponeegoro) secara formal menerima hibah dari Newton Institutional Links/ KLN-INSINAS 1 dari Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dalam sebuah acara penghargaan di Jakarta. Acara tersebut merupakan bagian dari HUT pertama Newton Institutional Links/ KLN-INSINAS, UK – Indonesia Science Technology Fund.

Dr. Hatmoko mempresentasikan proyek BuGIS

Penerima Hibah Indonesia periode pertama Newton Institutional Links/ KLN-INSINAS, UK

Dr Hatmoko menerima sertifikat Newton Institutional Links / KLN-INSINAS Sertifikat Newton Institutional Links / KLN-INSINAS

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Indonesia, Profesor Mohamad Nasir, dan Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Bapak Moazzam Malik